Sabtu, 27 Agustus 2016

Rumah Subsidi Untuk Pekerja Berpenghasilan Menengah di Bahas Pemerintah

Rumah Subsidi
Image source from pixabay.com

Susulan yang dikemukakan oleh kalangan pengembang properti dan perumahan Real Estate Indonesia (REI) mulai dibahas pemerintah. Usulan yang dibahas tersebut adalah usulan mengenai adanya pemberian Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Rumah atau FLPP untuk para pekerja yang berpenghasilan Rp 4 juta hingga Rp 8 juta rupiah.

REI berpandangan, bahwa pemerintah harus dapat juga membahas kemungkinan meluncurkan program rumah bersubsidi melalui skema FLPP tahap dua. Hal ini dikarenakan juga tingginya permintaan rumah bagi mereka yang berpenghasilan di atas Rp 4 juta per bulan, namun masih belum sanggup membeli rumah.

Tingginya permintaan tersebut nyatanya tidak dibarengi dengan kemampuan pengembang untuk dapat membangun rumah karena kekurangan dana.

Dengan diluncurkannya FLPP tahap kedua, maka masyarakat bukan golongan Masyarakat. Berpenghasilan Rendah (MBR) yang belum memiliki rumah dapat terbantu. Karena nyatanya, mereka yang berada di golongan tersebut masihlah banyak yang belum memiliki rumah.

REI menilai, seharusnya ada skema kedua yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan Rp 4 juta hingga Rp 8 juta per bulan. Hal ini karena angka penghasilan tersebut merupakan golongan berpenghasilan rendah jika bekerja di kota. Jika tidak disesuaikan dengan mereka yang tinggal di kota, maka suplai rumah sendiri tentunya akan berkurang.

Maka, perlu dilakukan penyesuaian dengan para masyarakat yang tinggal di kota. Jika pun kebijakan skema FLPP tahap dua ini dijalankan, maka harga rumah yang dijual perlu disesuaikan. Misalkan saja, saat ini rumah subsidi MBR adalah Rp 130 juta hingga Rp 180 juta, maka untuk skema dua, harga rumah bisa berada di kisaran Rp 180 juta hingga Rp 250 juta dan Rp 250 juta dan Rp 400 juta. masyarakat nantinya tinggal menyesuaikan dengan pendapatannya per tahun atau per bulan.

Untuk diketahui, harga rumah dijual di Bandung saja saat ini berada di kisaran harga Rp 300 jutaan untuk tipe 30/72 komersial. Sementara untuk rumah subsidi berada di pinggiran kota Bandung. Sementara itu di ibu kota, rumah dengan tipe yang sama di pinggiran Jakarta seperti Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi berharga sekitar  Rp 300 juta hingga Rp 450 jutaan.

Terima kasih dan semoga bermanfaat untuk Anda.