Kamis, 22 Februari 2018

Suka Menggunakan Sepatu Wanita High Heels? Perhatikan Resiko Ini!

Wanita merupakan makhluk yang diciptakan Tuhan dengan segala keindahan yang ada. Tidak heran jika wanita lebih memperhatikan penampilan dibandingkan pria. Salah satu cara wanita agar terlihat lebih menarik yaitu dengan menggunakan high heels. Sepatu berhak tinggi tersebut banyak digunakan oleh wanita tersebut berfungsi agar wanita terlihat lebih tinggi dan kaki terlihat lebih jenjang. Akan tetapi, penggunaan sepatu wanita yang berhak tinggi tersebut, tidak selalu memiliki sisi positif.

Penelitian membuktikan jika menggunakan sepatu hak tinggi terlalu sering dapat menimbulkan masalah kesehatan walaupun beberapa wanita tetap kukuh mengatakan jika menggunakan sepatu hak tinggi dapat membuat postur tubuh lebih tegap. Biasanya jika wanita terlalu sering menggunakan high heels akan merasakan pegal-pegal akan tetapi, terdapat resiko lainnya yang dapat mengancam kesehatan Anda.

sepatu wanita high heels
Sumber gambar: health.liputan6.com
Resiko pertama dan yang paling sering dialami terutama bagi Anda yang belum terbiasa menggunakan sepatu hak tinggi adalah keseleo atau terkilir. Anda tidak dapat menjamin ketika Anda sedang menggunakan hak tinggi, sol dari sepatu Anda tetap dapat melekat atau tidak patah atau Anda tidak akan terjatuh karena suatu hal misalnya karena kaki Anda sudah tidak kuat untuk menggunakan hak tinggi. Kaki yang keseleo dapat memperlambat aktivitas yang Anda lakukan sehingga produktivitas kerja Anda menjadi berkurang.

Selain bagian mata kaki yang sering terkilir, bagian tubuh lainnya yang memiliki dampak karena penggunaan sepatu wanita berhak dalam jangka waktu yang lama dan sering menggunakannya, yaitu:

  • Lutut: membuat lutut menjadi sakit karena tekanan sendi pada lutut akan meningkat sekitar 26% ketika mengenakan sepatu berhak.
  • Pinggul dan tulang belakang yang tidak sejajar dan terlihat melengkung karena penggunaan high heels akan mendorong pusat dari masa tubuh ke depan.
  • Jari kaki yang akan mendapatkan tekanan sebesar 22% jika mengenakan sepatu berhak 2,5 cm dan 76% jika sepatu berhak 7,5 cm.
  • Otot betis yang berkontraksi sehingga otot menjadi tegang dan lebih pendek. Tidak heran jika orang yang suka menggunakan high heels memiliki betis yang lebih besar dibandingkan wanita yang memilih menggunakan flat shoes.

Ketiga adalah memiliki efek pada otot. Tidak hanya otot pada betis yang menjadi lebih pendek dan tegang jika dibandingkan dengan otot betis pada orang yang tidak menggunakan high heels, namun juga berpengaruh pada otot kaki. Penggunaan high heels dalam periode yang lama, membuat otot kaki menjadi kecil atau pendek karena sepatu high heels akan mendorong Anda untuk berjinjit.

Resiko lainnya jika Anda terlalu sering atau menggunakan sepatu wanita high heels dalam jangka waktu lama yaitu:

  1. Menyebabkan adanya tumor jinak pada kaki. Hal tersebut dikarenakan dengan menggunakan high heels, akan timbul penyempitan dan penebalan jaringan saraf yang ada pada jari kaki ketiga dan jari keempat yang ditandai dengan rasa nyeri yang berkelanjutan dan menimbulkan mati rasa.
  2. Punggung akan lebih terganggu dan tidak nyaman jika Anda, wanita hamil, menggunakan high heels terutama sepatu dengan tinggi lebih dari 5 cm.
  3. Dapat mempengaruhi sistem urigenital sehingga sistem pembuangan, baik buang air kecil ataupun buang air besar, menjadi tidak lancar.
  4. Dapat mempengaruhi kesuburan dan kesehatan seksual.
  5. Peredaran darah menjadi terhambat atau tidak lancar di beberapa tempat.
  6. Jari kaki akan bengkok sesuai dengan bentuk depan high heels yang biasa dikenakan.
  7. Corns atau penebalan kulit kaki.
  8. Metatarsalinga atau peradangan yang biasanya terjadi pada bola kaki karena tekanan di tulang metatarsal (di antara jari kaki-lengkungan kaki).